Pembukaan
Pernah nggak sih kamu ketemu seseorang yang hobinya terdengar aneh, tapi kalau didengerin justru bikin kamu mikir, “Eh, ini menarik juga ya?” Nah, cerita kali ini tentang Rio, seseorang yang punya kebiasaan unik: meneliti “flow” permainan bertema Mahjong digital, menganalisis bagaimana ritmenya bergerak dari satu momen ke momen lain. Bukan buat cari kemenangan instan atau trik misterius, tapi karena dia percaya bahwa ada seni dalam memahami pola dan kesabaran dalam setiap permainan yang ia sentuh.
Rio awalnya cuma coba-coba. Temannya mengenalkan permainan digital bertema Mahjong sebagai hiburan ringan setelah kerja. Tapi dari situ, Rio malah terpikat oleh ritme permainan yang terasa seperti tarian—kadang cepat, kadang lambat, tapi selalu punya alur. Ketertarikan ini bukan soal menang atau kalah, tapi pada rasa penasaran tentang bagaimana permainan bergerak.
Dia mulai mengamati bagaimana simbol-simbol muncul, bagaimana momentum terasa berubah, dan bagaimana “alur” permainan bisa bikin pemain merasa yakin atau ragu. Sejak saat itu, Rio ngerasa dirinya seperti sedang memecahkan teka-teki besar.
Buat orang lain, mungkin itu obsesi aneh. Tapi buat Rio, ini seperti hobi baru yang seru dan ngasih ruang buat mikir lebih dalam.
Rio punya kepercayaan bahwa setiap permainan digital punya ritme tersendiri. Katanya, ada masa-masa permainan terasa “ramai”, ada pula saat semuanya datar. Dia menyebutnya “flow”. Bukan dalam konteks matematis atau rumus pasti, tapi lebih seperti nuansa permainan yang ia rasakan saat bermain.
Suatu malam, ia cerita di forum kecil tempat gamer nongkrong bahwa ia mencatat 20 sesi permainan hanya untuk mencari tahu bagaimana perasaan flow itu muncul. Orang-orang awalnya ketawa, tapi makin lama makin banyak yang penasaran.
Rio pun dibilang punya “insting analitis yang kelewat santai”—dan itu memang benar adanya.
Dari iseng, Rio mulai bikin catatan kecil: kapan permainan terasa lancar, kapan terasa tersendat, dan bagaimana reaksi emosinya sendiri. Aneh? Iya. Tapi seru? Lebih iya lagi.
Ia menyadari bahwa justru emosinya yang sering memengaruhi cara ia melihat permainan. Kalau lagi capek, permainan terasa lebih “berat”. Kalau lagi fresh, flow terasa lebih “terbuka”. Dari situ ia belajar bahwa memahami dirinya sendiri adalah bagian penting dari memahami ritme permainan apa pun.
Pelajaran yang ia dapat? “Ternyata bukan game doang yang punya pola, gue juga.”
Rio kebiasaan ngomong sendiri saat main game. “Nah, ini mulai masuk fase tenang nih,” atau “Oke, ritmenya lagi naik sedikit.” Buat temannya, itu lucu. Tapi buat Rio, dialog itu membantunya menyadari perubahan kecil dalam ritme permainan.
Kemampuan peka terhadap perubahan ini kemudian membuatnya lebih sabar dan lebih menikmati proses bermain ketimbang mengejar hasil.
Dan dari situlah hobi analitisnya mulai berkembang.
Lama-lama, catatannya makin rapi. Ia bahkan membuat tabel sederhana: kapan ia mulai bermain, berapa lama durasinya, dan bagaimana “flow” terasa di setiap tahap. Tidak ada tujuan tertentu selain memuaskan rasa penasaran.
Temannya menyebut kegiatan itu “riset AATOTO versi Rio”—nama yang kemudian nempel sampai sekarang sebagai bahan bercanda di komunitasnya.
Dan anehnya, banyak orang justru mulai ikut-ikutan mencoba memahami flow versi mereka masing-masing.
Rio selalu bilang bahwa menikmati permainan itu jauh lebih penting daripada mengejar hasil. Buat dia, permainan digital bertema Mahjong seperti musik instrumental—ada dinamika, nada tinggi, nada rendah, dan harmoni yang kadang muncul tiba-tiba.
Pendekatan ini bikin dia lebih santai dan nggak mudah kebawa suasana. Bahkan ketika ritme permainan terasa “kacau”, Rio tetap bisa melihat keindahannya.
Ini salah satu kebiasaan yang bikin temannya bingung sekaligus salut.
Rio pernah bilang, “Flow game itu kayak mood manusia. Nggak bisa dipaksa, tapi bisa dipahami.” Cara pikirnya ini bikin dia bisa menikmati permainan meski hasilnya nggak selalu baik.
Ia juga belajar memahami dirinya—kapan harus berhenti, kapan harus lanjut. Ini kebiasaan yang jarang dimiliki orang yang main game secara impulsif.
Bahkan banyak orang di komunitasnya mulai ikut mencoba metode “membaca mood game” versi Rio.
Rio selalu menghindari obrolan tentang kemenangan besar atau trik ajaib. Dia bilang itu bukan tujuannya, dan dia nggak mau terjebak dalam pola pikir yang salah.
Yang ia cari adalah pengalaman yang menarik. Semacam “cerita” yang muncul dari setiap sesi permainan. Itulah yang menurutnya bikin game tetap hidup.
Kebiasaan ini bikin dia dianggap sebagai “pemikir bebas” di komunitas.
Sebelum mulai sesi permainan, Rio punya ritual kecil: merapikan meja, mengisi air putih, dan duduk dengan sikap tertentu seolah sedang siap untuk meditasi.
Menurutnya, ritual kecil itu bikin pikirannya tenang dan siap menikmati flow permainan. Orang-orang awalnya menganggapnya lebay, tapi ketika dicoba, banyak yang justru merasa lebih fokus.
Kesannya sederhana, tapi punya efek besar dalam membuat gameplay lebih menyenangkan.
Tanpa sengaja, kebiasaan Rio menciptakan komunitas kecil yang membahas ritme, pengalaman, dan keseruan bermain tanpa perlu membahas hal-hal berbau kemenangan instan.
Diskusi mereka lebih seperti obrolan ringan yang menyenangkan. Dari situ, banyak orang yang awalnya bermain untuk hasil, mulai bermain untuk menikmati proses.
Dan menurut Rio, itu kemenangan tersendiri.
Jawaban Rio selalu sama: “Nggak ada yang bisa bikin menang terus. Gue cuma nikmatin prosesnya.” Ia selalu menegaskan bahwa riset pribadinya bukan untuk mencari cara menang, tapi untuk memahami ritme permainan secara emosional dan personal.
Buat Rio, flow adalah nuansa permainan—bagaimana ritme, perubahan, dan suasana muncul dari waktu ke waktu. Ini bukan rumus atau trik, tapi cara menikmati permainan secara lebih mindful.
Rio bilang nggak wajib. Catatan hanya membantu dia memahami pola pikirnya sendiri. Kalau orang lain ingin coba, silakan. Kalau nggak, ya santai aja.
Kata Rio, mulai dari mengatur ekspektasi. Fokus pada pengalaman, bukan pencapaian. Ketika mindset berubah, permainan jadi lebih menyenangkan.
Rio bilang manfaat terbesarnya adalah ketenangan. Dia belajar lebih sabar, lebih peka, dan lebih menghargai proses dalam hidup maupun dalam permainan.
Kisah Rio mengingatkan kita bahwa dalam hidup—seperti dalam permainan—konsistensi, kesabaran, dan kemampuan menikmati proses jauh lebih penting daripada mengejar hasil instan. Riset kecilnya tentang flow Mahjong digital mungkin terdengar sederhana, bahkan aneh, tapi justru di situlah letak keindahannya. Kadang, hal-hal yang kita tekuni tanpa tekanan justru memberi kita pelajaran paling berharga. Kalau kamu penasaran mencoba menikmati permainan dengan cara baru, siapa tahu kamu menemukan flow versi dirimu sendiri. Baca selengkapnya sekarang!